Braces Journey: Persiapan – Part 1

Share Post:

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on pinterest
Share on email

Sebenarnya sudah lama saya ingin memasang behel atau braces(dalam bahasa Inggris), tetapi karena malas dan takut sehingga selalu mengurungkan niat saya. Uang juga menjadi kendala, bukan karena tidak punya tetapi karena malas mengeluarkan uang hanya untuk sesuatu yang tidak terlalu penting. Padahal faktor pertama dan utama iyalah MALAS dan TAKUT. Toh, pembiayaannya juga tidak langsung 100% saat itu juga kok. Bisa dicicil.

Oke, pada post kali ini saya akan sharingkan apa saja yang dibutuhkan untuk behel.

Kendala paling besar menurut saya adalah faktor INTERNAL yaitu dari diri kita sendiri. Dua hal yang menghambat saya hingga satu tahun lebih tidak melakukannya adalah:

  1. Keberanian: Pasti yang ingin memasang behel ada bayangan betapa dahsyatnya sakit yang akan diderita seseorang yang menggunakan behel seperti makan tidak enak, makan tidak boleh sembarangan, gosok gigi harus rajin.
    •  Makanan: ternyata tidak seperti itu kok. Kamu bisa memakan apapun yang kamu mau asal kamu bisa menjaga kebersihan gigi dan kawatmu. Itu saja. Kenapa kok makanan seolah dibatasi? Karena takut pasien tidak disiplin dalam membersihkannya. Jadi selama anda berani berjanji dan berkomitmen terhadap diri anda sendiri bahwa akan menjaga kebersihan mulut dan behel kamu. Itu sudah cukup.
    • Gosok gigi: tidak ada yang special dipoin ini, Intinya adalah jagalah kebersihan mulut dan behel kamu. Oh iya, sikat gigi yang dipakai pun khusus. Harganya sekitar Rp.30.000 – Rp.40.000.
    • Rasa sakit: oke jujur, rasa sakit memang ada tetapi tidak seperti dunia mau kiamat kok. Kamu masih bisa menikmati makananmu kok. Mungkin akan nyeri sedikit, tetapi ini biasanya hanya untuk minggu pertama saja kok.
  2. Keputusan: Saatnya Keberanianmu dibuktikan yaitu dengan sebuah Keputusan. Putuskan segera kamu akan memasang behel.

Setelah kamu lolos dari 2 hal diatas saatnya kamu mencari info dibawah ini:

  1. Konsultasi Ke Beberapa Dokter Gigi: Cobalah mulai cari referensi-referensi dokter mulai dari teman dan kerabat. Oh iya, jangan langsung gampang memutuskan hanya karena dokter enak diajak bicara. Konsultasikan ke beberapa dokter sekaligus. Kamu akan mendapatkan penjelaskan yang mungkin berbeda dengan dokter lainnya. Tanya juga proses apa saja yang dibutuhkan dari awal hingga behel dilepas. Apakah perlu pencabutan gigi? Dibawah ini saya rangkum pertanyaan-pertanyaan yang mungkin bisa kamu tanyakan:
    • Perlukan pencabutan gigi?
    • Berapa gigi yang perlu dicabut?
    • Berapa biayanya?
    • Jenis behelnya apa saja?
    • Yang transparant berapa harganya?
    • Berapa lama kira-kira selesai perawatan behel ini?
    • Berapa lama kira-kira gigi saya rata? Rata saja jika dilihat kasat mata tanpa harus sampai 100% selesai
    • Jenis behel yang mana yang menurut dokter paling cocok untuk saya?
    • Apakah kasus saya cukup berat?
    • Dll
  2. Pastikan Sp.Ort(Specialist Orthodontist): Banyak sekali dokter yang bukan Sp.Ort(Specialist Orthodontist) tetapi berani memasang behel. Padahal tidak diperbolehkan menurut dr. Sp.Ort(Specialist Orthodontist) dimana saya sekarang sedang melakukan perawatan.
  3. Biaya: Bervariasi tergantung tiap dokter punya tarif sendiri, tetapi menurut saya ada beberapa hal yang pasti ada disetiap pemasangan behel
    • Rontgen Gigi Panoramic & Cephalometri: Wajib tiap pasien untuk melakukan hal ini sebelum dilakukan tindakan behel. Ini digunakan dokter untuk menganalisa kondisi gigi dan rahang anda dan tindakan apa yang tepat untuk anda. Biaya: Rp.500.000 – Rp.600.000(Tergantung tempat)
    • Harga Behel: Ada banyak jenis behel mulai yang low cost hingga yang high cost. Bedanya apa? Dari kualitas dan kenyamanan sih. Jenis transparent atau ceramic lebih mahal. Biaya: Rp.6.000.000 – Rp.16.000.000
    • Konsultasi: Tiap dokter punya tarif konsultasi sendiri. Biaya: Rp.150.000,- (Tergantung tiap dokter)
    • Cabut gigi: Jika terjadi pencabutan akan ada biaya sendiri per giginya. Apalagi tindakan operasi. Biaya: Rp.200.000 – Rp.300.000/Gigi (Gigi P1), Rp.2.000.000 – Rp.4.000.000/Gigi (Gigi geraham, operasi)

 

Proses Sebelum Behel Hingga Behel

Karena saya masih belum lepas behel, masih proses, maka saya hanya bisa memberikan gambaran yang saya alami dari sebelum hingga sekarang.

  1. Foto rontgen gigi Panoramic & Cephalometri
  2. Konsultasi ke dokter gigi Sp.Ort
  3. Pertemuan-1: DP Rp.500.000
  4. Pertemuan-1: Pemasangan separator

    Separator
    Separator
  5. Pertemuan-1: Pemasangan Behel tanpa ring dan archwire.
  6. Pertemuan-2(3-7 hari setelah pertemuan pertama): Pemasangan ring dan archwire
  7. Pertemuan-3(3-4 minggu): Kontrol. Behel yang kendur dikencangkan lagi
  8. Pertemuan-4(3-4 minggu): Sama dengan pertemuan ke tiga
  9. Pertemuan-5(3-4 minggu): Pencabutan gigi P1 atas kiri & kanan. Baca Selengkapnya.
  10. Pertemuan-6(3-4 minggu): Pencabutan gigi P1 bawah kiri & kanan. Baca Selengkapnya.

Saya akan jelaskan di post yang lain tentang detail-detail pertemuan yang menurut saya perlu diperjelas seperti pertemuan ke 5 di poin ke 9 yaitu pencabutan. Pasti penasarankan bagaimana rasanya? Sesakit apa? Apakah lebih sakit daripada sakit hati? Hehehe…

 

Total Biaya

Total biaya yang akan saya keluarkan hanyalah estimasi perhitungan saya saja. Saya akan menjabarkan juga biaya yang sudah saya keluarkan hingga saat ini.

Estimasi Total Biaya Yang Harus Saya Keluarkan

  1. Foto Rontgen: Rp.600.000an (Lupa)
  2. Behel: Rp 12.000.000,- (Lupa merknya apa)
  3. Cabut 4 Gigi P1: Rp.200.000 x 4 = Rp.800.000,-
  4. Cabut 2 Gigi Geraham(Wisdom Teeth) – Tanpa Operasi: Rp.300.000 x 2 = Rp.600.000,- (Tanpa operasi, oleh karena itu biayanya tidak terlalu mahal)
  5. Cabut 2 Gigi Geraham(Wisdom Teeth) – Operasi: Rp.2.000.000 x 2 = Rp.4.000.000,-
  6. Konsultasi: Rp.150.000 x 2,5 tahun x 12 bulan = Rp.4.500.000,-
  7. Sikat Gigi: Rp.30.000 ~ Rp.40.000 x 2,5 tahun x 12 bulan = Rp.900.000,- (Ambil yang 30rb-an)

Estimasi total biaya yang harus saya keluarkan adalah Rp.23.400.000,- (Dua puluh tiga juta empat ratus ribu rupiah). Mbookkk…. Mahal sekali. Mahal? Tidak juga. Coba kamu hitung secara bulanan

Biaya per bulan = Rp.22.500.000 / (2,5 tahun x 12 bulan) = Rp.780.000/bulan

Jangan lupa, ini dengan kondisi saya yang memilih jenis behel mahal dan pencabutan gigi sebanyak 8 gigi dan tanpa TAWAR-MENAWAR. Jika dokternya berbaik hati boleh kok kamu tawar, karena biasanya ada subsidi silang untuk pasien yang yang keuangannya terbatas, tetapi kalau kamu punya dana lebih ya jangan ditawar lah. Kasian dokterya. Apalagi kalau dokterya baik banget, terus cantik lagi. Hahaha…. Masa kamu tega mas broo….

 

Biaya Yang Sudah Saya Keluarkan Hingga Saat ini

  1. Foto Rontgen: Rp.600.000an (Lupa)
  2. Behel 50% + Ciclan Behel: Rp 6.000.000,- + Rp.850.000,- = Rp.6.850.000,- (Lupa merknya apa)
  3. Cabut 2 Gigi P1: Rp.200.000 x 2 = Rp.400.000,-
  4. Konsultasi: Rp.150.000 x 3 bulan = Rp.450.000,-
  5. Sikat Gigi: Rp.40.000 + Rp.30.000 = Rp.70.000,-

Total biaya yang sudah saya keluarkan Rp.8.370.000,-

 

Oke, sekian post saya saat ini. Jika ada pertanyaan silakan langsung komen dibawah. Saya pasti akan balas satu per satu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

CAPTCHA Image

*