Sering saya mendengar pertanyaan “Bagaimana ya cara Withdraw dari oDesk ke bank lokal?”
Hari ini saya ingin menunjukkan bagaimana caranya withdraw dari oDesk ke bank lokal di Indonesia. Dalam contoh dibawah ini saya menggunakan Bank Mandiri.
Click Wallet
Click Add another withdrawal method
Click Set Up disebelah “Wire Transfer (IDR)”
Masukkan Bank SWIFT Code kamu. Dalam kasus ini Mandiri adalah BMRIIDJA. Kamu bisa lihat langsung ke Website Bank Mandiri dibagian bawah
Disini kamu akan disuguhi data-data kamu. Silakan masukkan data-data kamu. NOTE: Nama kamuharus sama persis dengan nama yang kamugunakan sewaktu kamumembuat rekening. Pokoknya harus sama persis tidak kurang, tidak lebih.
Click Add this Account
Kalau kamu sudah berhasil menambahkan bank account kamu. Kamu sudah dapat menggunakannya untuk Withdraw.
Withdraw menggunakan Wire Transfer cukup cepat. Waktu itu saya mencoba Withdraw pukul 12:00. Pukul 14:00 sudah sampai direkening saya.
Pernahkan penasaran bagaimana cara menentukan harga wajar sebuah Altcoin?
Apakah benar sebuah Altcoin yang diclaim bakal To The Moon itu bisa To The Moon?
Masuk akal tidak dengan harga yang diclaim tersebut?
Kali ini saya akan menjelaskan cara menghitung range harga harapan sebuah AltcoinCryptocurrency dengan bantuan perbandingan harga, supply, dan market capitalization atau sering disebut market cap. Berikut rumus untuk menghitungnya:
Dua bulan yang lalu saya menyudahi kontrak dengan client setia saya yang dari Australia. Sudah hampir 3 tahun saya bekerja dengan beliau. Alasannya sederhana, saya sudah bosan dengan projectnya. Tidak ada hal yang baru. Skill saya hanya berhenti sampai disitu saja, dan saya merasakan feel menjadi karyawan seperti dulu. Iya, mendapatkan income yang pasti. Hidup saya menjadi “aman” ciri khas banget seorang karyawan.
Sebenarnya sudah dari lama saya ingin sekali “end contract”. Cuman saya takut meninggalkan comfort-zone(zona nyaman) saya. Tetapi akhirnya saya bulatkan tekat mengakhiri pada akhir bulan desember.
Setelah end contract, rasanya bebas seperti dulu lagi. Hehehe…
Melihat hari esok penuh dengan planning liar yang sudah saya pikirkan. Panjang kalau saya ceritakan hal ini. Saya akan buat post yang lain tentang hal ini.
Perjalanan Menaikkan Berat Badan Dari 49kg Ke 60kg
Siapa yang tidak mau kalau mempunyai berat badan ideal? Berat badan ideal mengindikasikan kesehatan seseorang bukan? Tentu walaupun tidak semua. Contohnya seperti para penggila gym yang sampai over trainning.
Semua harus seimbang dalam segala hal termasuk olah raga. Terlalu banyak olah raga juga tidak baik untuk tubuh, terlalu banyak makan juga tidak baik. Oleh karena itu seimbang itu sangat penting. Hal ini juga berlaku untuk banyak hal lainnya, contohnya seperti oksigen, kamu tahu kalau manusia kebanyakan oksigen bisa berbahaya? Atau makanan yang terlalu manis ataupun asin. Ingat, hidup seimbang itu sangat penting.
Pentingnya Berat Badan Ideal
Tidak bisa dipungkiri, berat badan yang ideal menunjuang penampilan seseorang. Tidak bisa dipungkiri, berat badan yang ideal lebih menarik daripada orang yang mempunyai berat badan yang berlebih. Berikut ini beberapa contoh perubahan Taylor Lautner
Taylor Lautner
Mana yang lebih menarik? Kiri atau kanan? Jelas yang kanan donk.
Berat badan yang ideal juga membuat seseorang tambah cakep kalau cowok dan cantik kalau cewek. Contoh lain:
Sebelum & Sesudah
Sebelum & Sesudah
Tentang Tipe Badan Saya
Saya mempunyai gen kurus atau bisa di sebut tipe badan Ectomorph. Jadi, kalau saya makan normal seperti orang kebanyakan badan saya tetap kurus. Sedikit tentang detail badan saya:
Tinggi Badan:
173 cm
Berat Badan:
49 kg
Ideal:
60 – 65 kg
Kekurangan:
65 kg – 49 kg = 16 kg
Saat Berat Badan 49kg
Terlihat sekali kurang idealnya berat badan saya. Itu dari kecil hingga lulus kuliah. Tidak ada perubahan yang signifikan.
Motivasi & Alasan
Keinginan saya bermula dari pemikiran yang sederhana. Suatu hari saya tiba-tiba berpikir “Masa dari dulu sampai sekarang tidak pernah gemuk?”
Mulai dari sanalah saya mencari cara bagaimana menjadi gemuk. Gemuk disini bukan yang obesitas ya. Gemuk disini yang maksud yaitu menjadi ideal dan berotot.
Mulailah saya mencari kenapa kok saya kurus terus walaupun makan sudah banyak.
Akhirnya menemukan penyebabnya yaitu
Makan banyaknya tidak TERATUR
Tidak ada atau sedikitnya OTOT yang terbentuk
Orang yang mempunya tipe badan kurus jangan berharap dapat gemuk menyeluruh. Adanya malah tangan dan kakinya kurus tetapi perutnya buncit.
Daripada fokus makan banyak lebih baik fokus membentuk otot. Jika kamu fokus membentuk otot otomatis porsi makanmu akan bertambah.
Rutinitas Latihan
Inilah hal yang saya lakukan untuk mencapai 60 kg:
Makan tiap 3 jam sekali. Ingat ini tidak selalu cocok dengan orang lain. Tahap ini pun saya hentikan setelah mencapai berat badan yang menurut saya lumayan. Mungkin sekitar 55kg.
Melakukan Pull Up & Push Up sekuat yang saya bisa. Lakukan 2 set dan lakukan sebanyak mungkin untuk masing-masing latihan. Contoh:
Pull Up
Ronde 1: 5
Ronde 2: 3
Push Up
Ronde 1: 10
Ronde 2: 5
Tiap ronde dilakukan sekuat-kuatnya. Setelah melakukan ini bisanya otot yang bersangkutan akan stress atau rusak yang bisanya disebut DOMS(Delayed Onset Muscle Soreness) dimana otot mu akan sakit atau nyeri untuk beberapa hari(2-3 hari) tergantung tiap orang. Ini normal, disinilah pembentukan otot dilakukan. Jika kamu mengkonsumsi nutrisi yang pas, perkembangan ototmu akan semakin baik dan cepat.
Jika kamu mengalami DOMS hentikan semua latihan tadi. Fokus makan dan perbanyak protein. Jika sudah pulih lakukan lagi latihan diatas. Lakukan step diatas secara konsisten selama 3 minggu dan lihat hasilnya.
Percaya atau tidak. Diminggu pertama-kedua saya naik 5 kg. Minggu-minggu berikutnya berjalan lambat namun pasti. Ingat setiap orang mempunyai metabolisme yang berbeda-beda. Jangan samakan hasil yang saya dapatkan dengan yang anda dapatkan. Jika tidak sama, jangan berkecil hati dulu. Mungkin memang berbeda di metabolismenya. Kunci yang paling penting adalah KONSISTENSI.
Saat Berat Badan 58kg
Saat Berat Badan 58kg
Ya, memang tidak sebesar Taylor Luther atau body builder lainnya. Cuman saya cukup puas dengan hasil yang saya capai. Target berikutnya 65 kg yang cukup sulit saya capai, tetapi bukan tidak mungkin jika dilakukan dengan benar dan konsisten