Beberapa hari lalu saya kesulitan melakukan setup email SMTP pada Laravel di A2Hosting. Problemnya tidak ada error, tetapi email tidak sampai di inbox email yang ditujuh. Berikut kira-kira configurasi .env saya.
Beberapa hari lalu saya kesulitan melakukan setup email SMTP pada Laravel di A2Hosting. Problemnya tidak ada error, tetapi email tidak sampai di inbox email yang ditujuh. Berikut kira-kira configurasi .env saya.
Beberapa minggu kemarin, saya kesusahan ingin repost post-post saya yang lama, karena terlalu dalam, jadi scroll ke bawahnya terlalu banyak. Sering kali yang saya repost hanya post-post yang baru saja dikarenakan susahnya melihat postingan awal instagram.
Muncullah sebuah ide untuk membuat script sederhana untuk mengambil semua list post sehingga nanti tinggal repost saja menggunakan app android yang ada di google play.
Berikut adalah javascript untuk mengambil semua post pada profile instagram:
Baru-baru ini pemerintah sedang membatasi akses social media dikarenakan massivenya berita hoax yang bertebaran di media social demi memunculkannya aksi yang lebih besar pada 22 Mei 2019.
Memang agak ngeri melihat persebaran berita hoax yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Saya mendukung langkah pemerintah untuk membatasi akses social media untuk sementara waktu.
Dalam kasus saya, saya tidak bisa mengakses facebook, whatsapp, instagram pada desktop. Untuk mobile masih bisa, tetapi kadang gambarnya tidak keluar.
Muncul fenomena install VPN di timeline facebook saya. Tetapi tahukah kamu bagaimana VPN bisa by pass filter pemerintah?
Sebagai web developer. Hal yang paling membosankan adalah testing. Dimana para developer harus mencoba satu per satu setiap fitur yang ada.
Permasalahannya adalah saat fitur yang dikerjakan semakin banyak dan kebutuhan waktu untuk testing semakin meningkat. Waktu hanya akan terbuang pada testing saja. Belum lagi dampak(impact) yang ditimbulkan tiap kali membuat fitur baru atau memperbaiki bug dapat menyebabkan fitur lain yang kelihatannya tidak ada hubungannya menjadi error atau memunculkan bug baru.
Disini saya akan memperkenalkan Selenium, sebuah software untuk mengotomatisasi testing sebuah website. Bisa dikatakan ini mirip sebuah bot yang akan selalu mengisi sebuah form dan mensubmitnya sesuai permintaan kita.
Pertama kali menggunakan, selenium akan merekam semua aktifitas user. Seperti mouse klik, semua tombol keyboard, field yang diisi. Jika dirasa cukup, kamu dapat langsung mencoba menjalankannya lagi.
Saya akan menunjukkan cara menggunakan Selenium menggunakan browser Firefox, karena untuk Selenium IDE hanya ada dibrowser Firefox.
Base URL: Link utama diaman dapat diubah-ubah sesuai yang diinginkan. Ini berguna saat develop web di domainA.com dan berpindah ke domainB.com. Untuk mengatasi kejadian ini, tidak perlu merekam ulang semua testing yang sudah dibuat. Tinggal ganti saja Base URL nya.
Test Case: List test case yang sudah pernah direkam sebelunya.
Banyak hal lain yang bisa diexplore, tetapi untuk sekarang itu dulu saja.
Kamu juga bisa membuat test case baru dan memberi nama yang sesuai. Setelah itu test case dapat di simpan/save untuk di buka lain waktu.
Semoga dengan ini bisa memperingan proses testing kamu ya. Sebenarnya banyak metode testing. Mungkin akan saya jabarkan lain waktu.
Saya akan membuat sebuah blog dimana admin dapat menambahkan, mengubah, dan menghapus sebuah artikel. Adapun user yang dapat menambahkan sebuah komentar pada sebuah artikel. Dibawah ini ada sebuah Use Case Diagram.
In software and systems engineering, a use case is a list of actions or event steps, typically defining the interactions between a role (known in the Unified Modeling Language as an actor) and a system, to achieve a goal. (Wikipedia)
Use Case Diagram adalah salah satu diagram pada UML. Pada UML(Unified Model Language) sendiri terdapat banyak sekali diagaram. Masing-masing diagaram mempunyai fungisinya sendiri. Untuk Use Case sendiri gunanya adalah mendiskripsikan sebuah sistem dapat melakukan apa saja bukan bagaimana cara melakukannya. Jadi, tidak perlu menjabarkan bagaimana suatu aksi/action dapat dilakukan.
Desain Sistem
Dibawah ini adalah gambar use case tentang blog sederhana yang akan dibuat nanti:
Pada seri tutorial ini saya akan menjelaskan bagaimana membuat blog sederhana dengan menggunakan PHP. Tujuan dari tutorial ini bukan mengajarkan teknik PHP yang terlalu tinggi, tetapi memperkenalkan dasar PHP dengan contoh praktis yang dapat langsung dipraktekkan sambil membaca tutorial singkat ini.
Pada akhir tutorial ini diharapkan dapat:
Kemarin sampai hari ini saya bingung kenapa kok *.csv saya selalu gagal. Setelah saya melakukan penelitian dan percobaan. Ternyata ada beberapa syarat yang harus terpenuhi sbb:
Sebelum saya menjelaskan lebih lanjut. Coba kita simak terlebih dahulu *.csv default bawa an bukalapak. Buka file *.csv default bukalapak menggunakan notepad bukan excel atau software sejenisnya.
Nama Barang,Stok,Berat (gram),Harga (Rupiah),Kondisi,Deskripsi,Wajib Asuransi?,URL Gambar 1,URL Gambar 2,URL Gambar 3,URL Gambar 4,URL Gambar 5 [CONTOH-SILAKAN DIHAPUS] Barang A,3,3500,500000,Baru,Barang ini ...,Tidak,http://i.imgur.com/dRnvRZZ.jpg,"","","",""

Sebuah fitur yang paling saya suka di BukaLapak.com adalah fitur “Jual Banyak Barang Sekaligus” yang tidak dipunyai pesaingnya yaitu Tokopedia.com.
Setelah mencoba fitur ini ternyata masih ada bug yang sangat mengganggu. Jika menginputkan sangat banyak barang dalam 1 file .csv maka URL gambar yang disertakan tidak diupload/import dengan benar. Jadi ada tulisan tidak ada gambar.
Saya mencoba langsung meng-import file csv yang berisikan 400 lebih barang. Dan semua barang saya tidak ada gambarnya, tetapi anehnya saat saya coba menginputkan hanya 1 baris di file csv. Import berhasil dengan sempurna. Tetapi begitu sudah memasuki 40 barang, selalu ada saja produk yang gambarnya tidak muncul. Jadi terpaksa harus input manual.
Walaupun masih ada bug, tetapi fitur ini saya acungi JEMPOL. Sangat membantu para seller saat menginputkan barang yang sangat banyak. Jadi seller dapat fokus berjualan dan waktunya tidak habis hanya untuk input barang saja.
Baru-baru ini saya membuka toko onlnie saya. Cuman permasalahannya supplier saya punya website toko online senidri dan saya harus mengambil satu per satu produknya. Supplier saya punya lebih dari 1000 produk lebih yang ready stock.
Saya malas donk kalau harus input satu-satu. Sudah baca moto blog saya toh? “Jadilah Pemalas Cerdas”. “Kemalasan” saya muncul. Gimana kalau saya grab saja semua konten websitenya dengan ilmu programming saya. Dan tara, akhirnya jadilah Toko Online saya.
Dalam waktu 2 hari saja. Semua produk sudah ada di toko online saya dan siap dijual.
Judul yang agak kasar bagi komunitas pencinta Prestashop, tetapi jangan salah. Saya dulu pecinta Prestashop sejati. Sampai saya membuat plugin JNE sendiri untuk Prestashop.
Pertama kali saya merasa kecewa dengan Prestashop adalah saat ingin mengupdate/mengupgrade dari versi lama ke versi baru sangatlah susah. Jika dibandingkan dengan WooCommerce+Wordpress. Sangat jauh sekali perbedaanya. WooCommerce+Wordpress begitu mudah dan memanjakan para penggunanya.